Selasa, 11 Oktober 2016

Sikumis.com Potong Rantai Distribusi Pangan !

Memutuskan untuk lebih fokus adalah pilihan yang terbaik untuk berlari lebih jauh, mengubah arah dengan tetap berpijak pada salah satu kaki / pivot adalah langkah yang kami ambil, sebelumnya situs Sikumis.com adalah e-commerce produk industrial termasuk alat pertanian , peternakan maupun perikanan (B2B) namun dengan pengalaman kami yg 6 tahun berinteraksi dengan rumah tangga pertanian akhirnya kami memutuskan untuk merubah platform dan lebih fokus menjadi marketplace pertanian , peternakan , perikanan dan UKM agri yang melibatkan pedagang pasar tradisional untuk bersama memasarkan komoditasnya secara online.
#gerakanpetanimodern adalah inti untuk menggerakan mesin Sikumis.com,dengan 8 butir strategi yang terdiri dari :
  1. Petani memiliki lahan sawah atau tambak ikan minimal 1 hektar, atau peternak memiliki minimal 5 ekor ternak atau minimal 2000 ekor unggas atau nelayan memiliki1 perahu tangkap lengkap
  2. Mempunyai ilmu pengetahuan,mekanisme & alat mesin tekhnologi modern
  3. Melek IT & penguatan pemasaran produk berbasis digital
  4. Terciptanya pengusaha agribisnis 1.5% dari total penduduk Indonesia
  5. Gerakan sarjana pertanian,peternakan perikanan dan pemuda kembali ke desa
  6. Terciptanya pasar yang pasti untuk semua komoditas
  7. Terciptanya harga yang transparan dan stabil untuk semua komoditas
  8. Menjadikan Komoditas Indonesia sebagai andalan ekspor ke manca negara
Dari dasar 8 butir diatas terutama butir 3,6 dan 7 Sikumis.com bertekat untuk memotong rantai distribusi pangan yang selama ini menjadi persoalan nasional mulai dari petani , peternak , nelayan hingga pemerintah dan masyarakat Indonesia.
Hasil riset Sikumis.com rantai pasokan dihampir semua komoditas melalui 4-6 tingkatan dengan varian keuntungan setiap tingkat sangat tinggi namun keuntungan ini tidak dinikmati para petani,peternak dan nelayan (margin < 12 %), akibatnya masyarakat mendapatkan harga yang selangit ,tidak transparan dan tidak stabil.
Selain itu rumah tangga usaha pertanian Indonesia yg berjumlah 26.14 juta (sensus BPS 2013) dengan total orang 90 jutaan yang bergantung hidupnya di sana merupakan komunitas yang patut untuk diperjuangkan untuk mengenal kemajuan dunia digital, namun sayangnya hanya 2% sementara yang mengenal kemajuan ini.
Tantangan inilah yang menguatkan Sikumis.com untuk memberdayakan mereka, mengedukasi dan mengajarkan pemasaran modern kepada mereka adalah sukacita tersendiri bagi kami.
Untuk mewujudkan langkah memotong rantai distribusi pangan ini ada 7 komoditas dengan ratusan katagori dan sub katagori serta beberapa fitur yang akan ditemui nantinya di Sikumis.com :
  1. Kios online bagi para petani , tempat atau toko untuk memajang komoditasnya
  2. Dibutuhkan !!/ruang pembeli jumlah besar (b2b)/: kebutuhan komoditas dalam jumlah besar dan continue (petani dapat menawarkan langsung kepada calon pembeli)
  3. Lelang komoditas online – petani melelangkan komoditasnya
  4. Barometer Harga – akumulasi harga komoditas disetiap daerah
  5. Aplikasi Mobile – applikasi penghubung antara para penjual langsung baik petani , peternak , nelayan atau pedagang secara retail dengan konsumen dengan radius terdekat yang dapat konsumen hubungi melalui aplikasi ini
Akhir kata diharapkan dengan #gerakanpetanimodern salah satu tujuan kami tercapai dengan memutus mata rantai distribusi pangan ini secara nasional dan berdampak dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan Indonesia yang akhirnya berujung menarik generasi muda untuk mau terjun ke dunia pertanian , peternakan , perikanan bahkan pengusaha di dunia agri serta terwujudnya berswasembada di seluruh komoditas Indonesia sekaligus memenangkan persaingan di MEA.
Cikarang 30 Maret 2016
Untuk informasi lebih lanjut , silahkan hubungi :
Contack Person:
Tiya Zamil
CBD Jababeka Blok C no.21
Jl.Niaga Raya kav. AA3 , Jababeka Cikarang
Bekasi – Jawa Barat Indonesia
Telp: (021) 29082841
Email : mitra@sikumis.com
www.sikumis.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar