Perkembangan situs jual beli online di Indonesia, ibarat jamur di
musim hujan. Banyak sekali situs yang jual beli menawarkan beragam
produk konsumen. Selain itu, muncul pula online shopping menjual
barang-barang industri. Terobosan ini dibuat Sabas Network Group,
perusahaan retail dan distributor, yang meluncurkan situs perdagangan
bernama Sikumis.com. Pada 2012, Sabas Network Group mendirikan PT Sabas Sinergi Indonesia sebagai pengelola Sikumis.com bergerak segmen mall online, marketplace, dan pembiayaan retail online dari produk-produk yang dimilikinya. Sikumis.com memenuhi kebutuhan 17 sektor industri melalui 25.000 produk termasuk industri sawit. Christine Maureen, Sr.Marketing Communicator PT Sabas Sinergi Indonesia, menyebutkan Sikumis.com merupakan
situs e-commerce yang menjual produk-produk industrial yang dibutuhkan.
Konsumen berasal dari pabrik, perusahaan, pemerintahan, perkebunan
besar, UMKM, petani, nelayan, bahkan ibu rumah tangga. Situs ini
membantu konsumen menemukan produk yang dibutuhkan dengan cara modern,
karena untuk beberapa daerah banyak produk-produk yang sulit didapat.
Untuk industri, situs ini menyediakan beragam alat yang digunakan
diperkebunan sawit antara lain traktor, selang hingga fase panen seperti
egrek dan dodos, bahkan alat-alat keamanan seperti sepatu hingga
handsprayer. Tak hanya menjual untuk memenuhi kebutuhan panen dikebun sawit, Sikumis.com memproduksi
sendiri egrek dan dodos. Selain itu, terdapat pula egrek dan dodos
bermesin impor yang terbuat dari baja karbon tinggi dengan teknologi
khusus berlapis silikon dan egrek bermesin yang mampu disesuaikan
panjangnya sesuai tinggi pohon.“Untuk egrek dan dodos yang diproduksi sendiri, kami bekerja sama
dengan para pandai besi dibeberapa daerah. Bahan dasarnya bisa
tergantung kebutuhan mulai dari besi plat hingga baja yang tentunya dari
segi harga bisa lebih murah dari pasaran,” jelas cristine. Sedangkan untuk pilihan traktor & hand traktor, lanjut christine,
situs ini mempunyai banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan
kebutuhan anggaran konsumen. Jenis traktor berasal dari Tiongkok dan
Jepang yang seringkali dipakai untuk mengumpulkan hasil panen sawit.
“Singkatnya mampu menyediakan beragam kebutuhan dengan banyak pilihan
merek baik lokal maupun merek ternama yang sudah teruji kualitasnya,”
kata Christine.
Tak hanya menawarkan varian kebutuhan perkebunan sawit, Sikumis.com juga
menawarkan beragam pilihan metode pembayaran mulai dari pembayaran
tunai, via akun virtual, pembiayaan leasing, hingga cicilan tanpa kartu
kredit yang tersedia pada 210 kota di Indonesia. Soal pengiriman, Sikumis.com melayani kebutuhan seluruh negara di wilayah Asia Tenggara. Sikumis.com juga telah terpercaya selama bertahun-tahun
ditunjuk oleh banyak merek terkemuka sebagai distributor, delear,
reseller, hingga importir untuk mendukung kebutuhan tender di
pemerintah, BUMN, swasta maupun militer. Dalam hal pelayanan, Sikumis.com menyediakan
AE atau Account Executive yang membantu konsumen untuk berkonsultasi
seputar produk serta membantu segala dokumen untuk mengikuti tender
pemerintah, swasta atau BUMN di seluruh Indonesia, termasuk dengan
proses kredit yang diajukan “Untuk menyempurnakan layanan yang dimiliki, kami memberikan harga
sangat bersaing kepada perusahaan perkebunan sawit yang mengorder produk
dengan kuantitas besar dan berlanjut,” kata Christine. Soal layanan
purna jual purna jual pun, selain memberikan garansi sesuai dengan masa
berlaku produk Sikumis.com mampu memfasilitasi klaim garansi tersebut kepada pihak produsen. Konsumen mampu mengirim barang ke kantor pusat Sikumis.com
di kawasan industri Cikarang untuk dilanjutkan kepada produsen. Layanan
purna jual ini makin mempuni dengan tersedianya customer service.
“Situs kami memberikan kemudahan bagi para pelaku industri untuk
memenuhi kebutuhannya. Karena pembelian online mampu dilakukan hanya
dalam hitungan menit kendati lokasi konsumen berada di pelosok. Artinya
banyak sekali energi dan waktu yang dapat di simpan. Ini berarti waktu
kita menjadi lebih produktif,”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar