Menindaklanjuti
program “ Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat “ maka dirasa perlu mengadakan
Forum Group Diskusi ( FGD ) guna mempercepat terwujudnya program tersebut. Team
Sikumis.com, Selasa 07 September 2016 beserta dengan BI (Bank Indonesia)
menjadi team yang mengusulkan ide-ide kretif untuk kemajuan pertanian modern.
Dalam diskusi ini kami ingin mengusungkan tema “ Brebes Kotanya Petani Modern
Pertama di Indonesia “ yang akan menjadi percontohan bagi kota – kota lainnya
di Indonesia.
Sikumis.com
bersama dengan pemerintahan RI dimulai dari kota Brebes, Ingin menjadikan kota
Petani modern pertama di Indonesia. Dengan harapan besar bisa membawa pertanian
di Indonesia makmur dan dikenal sebagai produsen pertanian terbesar di Dunia.
Dengan beberapa tamu undangan selaku pendukung dan membantu memfasilitasi
petani diantaranya SKPD PEMDA BREBES terkait, SPEKTRA, XL, Dan Perwakilan
Petani Muda. Team sikumis.com yang pada saat itu menjadi personel untuk membuat
Rundwon acara dan sekaligus sebagai moderator team sikumis dengan tenang
membawakan seperti sudah tidak ada rasa kaku lagi dengan Pemerintah setempat di
Brebes. Pembukaan dan sambutan disampaikan oleh bapak Muhammad Iqbal selaku
Asisten Dua Kabupaten Brebes.
Penyampaian
materi mengenai Brebes Kotanya Petani Modern yang disampaikan oleh Bapak Edward
S. selaku Founder Sikumis.com. Perihal penyampaian tersebut materi secara lugas
dan tegas disampaikan oleh Bapak Edward, Brebes sebagai Kotanya Petani Modern
dimulai dari Kota yang terkenal sebagi produsen telur asin dan bawang merah
Brebes terbesar. Diharapkan petani-petani mampu meningkatkan kualitas dan
eksistensinya dalam bertani dan berternak. Sebagai kota percontohan
pemerintahan Brebes berharap antusias petani bukan hanya dikalangan orangtua
tapi juga kalangan muda asli Brebes. Penyampaian Materi kedua yang disampaikan
oleh Bapak Muhammad Lutfi atau yang sering dipanggil (wayan) selaku COO ialah
mengenai Dukungan dan Ide Jaringan Tekhnologi Mewujudkan Brebes Kota Petani
Modern.
Ada beberapa
permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintahan dan Swasta dalam membantu
memberikan infrastruktur untuk mewujudkan SAUER tersebut salah satunya :
- Sebagian besar hasil dikuasai oleh tengkulak dan pengepul.
- Banyaknya petani yang sudah berumur (tua) yang kurang paham mengenai pengetahuan dan tekhnologi.
- Kurangnya sosialisasi / edukasi serta pendampingan sehingga program & tekhnologi tidak kena sasaran dan kurang berjalan dengan baik.
- Kurangnya komunikasi , sehingga terkadang kurangnya kesiapan dana.
“Untuk itu
dari permasalahan yang muncul maka perlunya untuk menyelesaikan permasalahan
agar dapat berjalan dengan baik ujar ibu Christine Mauren selaku Channel
Distribution Sikumis.com menyimpulkan”. Sikumis.com yang adalah E-commerce,
M-commerce, Market place juga Fintech. Yang mengajak semua kalangan terkait
agar dapat bekerja sama dari mulai pihak Pemerintahan, Swasta, Petani,
Masyarakat, UMKM, dll. Inilah waktunya untuk menunjukkan peran – peran masing –
masing dari berbagai kalangan untuk dapat memajukan Kota Brebes sebagai “Kota
Petani Modern” di Indonesia yang pertama.
Beberapa
saran dan masukkan dari berbagai pihak seperti, Bagaimana presentasi yang belum
dikuasai dilakukan berulang – ulang secara menyeluruh kepada petani. Sehingga
lambat laun dapat mengurangi Pengepul & Tengkulak. Dibuatkan beberapa
percontohan kinerja tekhnologi dalam bidang pertanian kepada petani – petani
muda yang masih melek akan tekhnologi, Agar dapat membantu mengedukasikan
kepada petani – petani lainnya.
Sikumis.com
berusaha membantu usaha teman-teman dari Pemerintahan RI dan nasional
semaksimal mungkin untuk dapat bersinergi, untuk mengenalkan memberikan
pelatihan pengajaran pengelolaan kepada para petani –petani Brebes mengenai
Tekhnologi dan peranan pentingnya di Dunia untuk percepatan laju ekonomi yang
stabil dan makmur. Untuk komunikasi kedepannya diharapkan lebih terbuka agar
mengetahui apa – apa saja yang perlu atau dibutuhkan agar sama – sama
mempercepat dan lebih efektif lagi berjalannya. Gerakan petani modern yang
dimulai di kota Brebes ini karena walaupun dimulai dengan sedikit peminatnya
untuk kalangan petani tapi sangat diharakan bisa menjadi contoh dan lebih
antusiasme untuk bergabung. Sikumis.com bertekat dengan memulai menginfluence
memberi candu para petani walaupun harus bertahap terus mengajak diharapkan
kedepannya bahwa petani tersebut dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi para petani
lainnya di Indonesia. Karena yang mau merubah pola berpikir manusia adalah
manusia itu sendiri untuk bertindak maju.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar