Minggu, 09 Oktober 2016

RAPAT BAPPEDA MENGENAI RANCANGAN PROGRAM SINERGI AKSI DENGAN BUPATI BREBES


Brebes Rabu, 4 Mei 2016 Rencana membuat rancangan dan pembiayaan melanjuti program aksi sinergi oleh Bapak Jokowi President Republik Indonesia, Yang sudah dicanangkan pada bulan April lalu. Team Sikumis ingin bertemu dengan Bupati Brebes Ibu Hj. Idza Priyanti, A.Md., S.E untuk menindak lanjuti masalah program aksi sinergi pemerintahan tersebut. Yang diharapkan Bupati mampu mensupport dan mendanai untuk program tersebut.
Dalam metode take action untuk turun langsung ke desa-desa bisa saja, jika pendapatan dilakukan secara sinkron. Bisa dengan melihat luasan sawah atau berapa kali penanaman. Nantinya akan jadi sumber informasi apabila dapat disonding dengan Bupati. “Untuk mengajukan surat janji temu Bupati, Dari pihak Sekda Bupati yang mengurusi masalah pertemuan dengan Bupati. Team sikumis menemui BAPPEDA mengenai pembahasan lanjutan yang diharapkan team sikumis dapat bertemu langsung dengan ibu Bupati Hj. Idza Priyanti, A.Md., S.E”. Tutur Tiya selaku team dan staff sikumis
Sikumis ingin membantu petani brebes dengan penyuluhan website dan pemfasilitasan applikasi website untuk para petani. Tujuan dari Bapak Presiden Jokowi ialah dapat membantu memajukan dan menyejahterakan petani dimulai dari Brebes. Untuk data yang dimiliki BAPPEDA mengenai jumlah petani adalah data tahun 2013 dan itupun belum terdata kembali di 2016 sehingga hasil belum sinkron, Karena data tidak intensif banyak petani yang tidak serta-merta hanya menjadi petani saja. “Banyak yang memiliki dua profesi, Sebagai tukang becak juga menjadi petani jika sedang musim panen. Pendapatan tetap mereka lebih ke hasil menarik becak sedangkan untuk biaya sekolah anak dari hasil menanam dan bertani. Jadi tidak sedikit juga didaerah brebes sendiri yang memiliki dua profesi seperti itu, juga ditambah lagi dengan tengkulak-tengkulak dan tidak sedikit pula yang memang hanya berprofesi sebagai petani saja. Resikonya jika petani yang tidak memiliki sepersetengah hektar lahan bahkan yang tak punya lahan hanya buruh tani dengan pendapatan yang kecil itu yang musti kita tolong”.ucap ibu Eka
Kami dari BAPPEDA pun masih belum mendapatkan informasi yang sinkron masalah kelanjutan program sinergi aksi ekonomi rakyat, Karena saat adanya acara project sinergi aksi kita belum ada koordinasi kembali dengan pemerintah RI (Republik Indonesia). “Saya juga tidak begitu tahu karena informasipun mendadak kami dari BAPPEDA hanya mendapat informasi dua hari sebelum acara sinergi aksi untuk ekonomi rakyat kab larangan-brebes”. Tutur ibu Eka selaku staff BAPPEDA
“Kami dari pihak BAPPEDA akan membantu untuk koordinasi metting atau rapat langsung dengan Bupati Hj. Idza Priyanti, A.Md., S.E, Kami pasti akan membantu. Jadi sikumis nantinya akan menjadi tamu undangan, Itu maksud saya dengan rakor”. ucap BAPPEDA
Di Brebes bukan hanya memiliki sektor hasil pertanian dibidang Hortikultura saja seperti Bawang merah dan telur asin tetapi juga dalam sektor perikanan peternakan lele sangkuriang (Gandalia) salah satunya, Petani Garam, Petani rumput laut, yang masih belum terjamah dalam program Pemerintahan. Yang diharapkan team sikumis mampu untuk mengenalkan sumber kekayaan milik bangsa yang sungguh luar biasa ke kancah Nasional maupun Internasional dimulai dari Brebes.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar