Kamis, 27 Oktober 2016

Tahukah Kamu Dua Presiden RI yang "tidak tertulis" dalam Sejarah Kepresidenan


Mungkin masih banyak dari kita yang beranggapan bahwa Indonesia hingga saat ini baru dipimpin oleh 6 orang presiden, yaitu Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, Alm. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, dan kini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun hal itu ternyata keliru. Indonesia, menurut catatan sejarah, hingga saat ini sebenarnya sudah dipimpin oleh 8 orang presiden. Lalu, siapa dua orang lagi yang pernah memimpin Indonesia ???

Dua tokoh yang terlewatkan itu adalah Sjafruddin Prawiranegara dan Mr. Assaat. Keduanya tidak disebut, bisa karena alpa, tetapi mungkin juga disengaja.
Sjafruddin Prawiranegara adalah Pemimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) ketika Presiden Soekarno dan Moh. Hatta ditangkap Belanda pada awal Agresi Militer II, sedangkan Mr. Assaat adalah Presiden RI saat Republik ini menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (1949).

Pada tanggal 19 Desember 1948, saat Belanda melakukan Agresi Militer II dengan menyerang dan menguasai ibu kota RI saat itu di Yogyakarta, mereka berhasil menangkap dan menahan Presiden Soekarno, Moh. Hatta, serta para pemimpin Indonesia lainnya untuk kemudian diasingkan ke Pulau Bangka. Kabar penangkapan terhadap Soekarno dan para pemimpin Indonesia itu terdengar oleh Sjafrudin Prawiranegara yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kemakmuran dan sedang berada di Bukittinggi, Sumatra Barat.
 
1. Sjafruddin Prawiranegara    
 
 
Untuk mengisi kekosongan kekuasaan, Sjafrudin mengusulkan dibentuknya pemerintahan darurat untuk meneruskan pemerintah RI. Padahal, saat itu Soekarno - Hatta mengirimkan telegram berbunyi, "Kami, Presiden Republik Indonesia memberitakan bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 djam 6 pagi Belanda telah mulai serangannja atas Iboe Kota Jogjakarta. Djika dalam keadaan pemerintah tidak dapat mendjalankan kewajibannja lagi, kami menguasakan kepada Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk Pemerintahan Darurat di Sumatra".

Namun saat itu telegram tersebut tidak sampai ke Bukittinggi. Meski demikian, ternyata pada saat bersamaan Sjafruddin Prawiranegara telah mengambil inisiatif yang senada. Dalam rapat di sebuah rumah dekat Ngarai Sianok Bukittinggi, 19 Desember 1948, ia mengusulkan pembentukan suatu pemerintah darurat (emergency government).
Gubernur Sumatra Mr. T.M. Hasan menyetujui usul itu "demi menyelamatkan Negara Republik Indonesia yang berada dalam bahaya, artinya kekosongan kepala pemerintahan, yang menjadi syarat internasional untuk diakui sebagai negara".

Pada 22 Desember 1948, di Halaban, sekitar 15 km dari Payakumbuh, PDRI "diproklamasikan". Sjafruddin duduk sebagai ketua/presiden merangkap Menteri Pertahanan, Penerangan, dan Luar Negeri, ad. interim. Kabinet-nya dibantu Mr. T.M. Hasan, Mr. S.M. Rasjid, Mr. Lukman Hakim, Ir. Mananti Sitompul, Ir. Indracahya, dan Marjono Danubroto. Adapun Jenderal Sudirman tetap sebagai Panglima Besar Angkatan Perang.

Sjafruddin menyerahkan kembali mandatnya kepada Presiden Soekarno pada tanggal 13 Juli 1949 di Yogyakarta. Dengan demikian, berakhirlah riwayat PDRI yang selama kurang lebih delapan bulan melanjutkan eksistensi Republik Indonesia.
 
 2. Mr. Assaat
 
Dalam perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB) yang ditandatangani di Belanda, 27 Desember 1949 diputuskan bahwa Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS).
RIS terdiri dari 16 negara bagian, salah satunya adalah Republik Indonesia. Negara bagian lainnya seperti Negara Pasundan, Negara Indonesia Timur, dan lain-lain. Karena Soekarno dan Moh. Hatta telah ditetapkan menjadi Presiden dan Perdana Menteri RIS, maka berarti terjadi kekosongan pimpinan pada Republik Indonesia.

Assaat adalah Pemangku Sementara Jabatan Presiden RI. Peran Assaat sangat penting. Kalau tidak ada RI saat itu, berarti ada kekosongan dalam sejarah Indonesia bahwa RI pernah menghilang dan kemudian muncul lagi. Namun, dengan mengakui keberadaan RI dalam RIS yang hanya beberapa bulan, tampak bahwa sejarah Republik Indonesia sejak tahun 1945 tidak pernah terputus sampai kini. Kita ketahui bahwa kemudian RIS melebur menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 15 Agustus 1950. Itu berarti, Assaat pernah memangku jabatan Presiden RI sekitar sembilan bulan.

Nah para sobat pembaca, dengan demikian, SBY adalah presiden RI yang ke-8.
Urutan Presiden RI yang "kronologis" adalah sebagai berikut : Soekarno (diselingi oleh Sjafruddin Prawiranegara dan Assaat), Soeharto, B.J. Habibie, (Alm.) KH. Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono.

sumber : kaskus.us

10 contoh kasus Cyber Crime Dengan Penjelasannya.



Seiring dengan perkembangan teknologi Internet, menyebabkan munculnya kejahatan yang disebut dengan “CyberCrime” atau kejahatan melalui jaringan Internet. Munculnya beberapa kasus “CyberCrime” di Indonesia, seperti pencurian kartu kredit, hacking beberapa situs, menyadap transmisi data orang lain, misalnya email, dan memanipulasi data dengan cara menyiapkan perintah yang tidak dikehendaki ke dalam programmer komputer. Sehingga dalam kejahatan komputer dimungkinkan adanya delik formil dan delik materil. Delik formil adalah perbuatan seseorang yang memasuki komputer orang lain tanpa ijin, sedangkan delik materil adalah perbuatan yang menimbulkan akibat kerugian bagi orang lain. Adanya CyberCrime telah menjadi ancaman stabilitas, sehingga pemerintah sulit mengimbangi teknik kejahatan yang dilakukan dengan teknologi komputer, khususnya jaringan internet dan intranet.
Berikut adalah 10 contoh kasus Cyber Crime yang pernah terjadi beserta modus dan analisa penyelesaiannya:


KASUS 1 :
Pada tahun 1982 telah terjadi penggelapan uang di bank melalui komputer sebagaimana diberitakan “Suara Pembaharuan” edisi 10 Januari 1991 tentang dua orang mahasiswa yang membobol uang dari sebuah bank swasta di Jakarta sebanyak Rp. 372.100.000,00 dengan menggunakan sarana komputer. Perkembangan lebih lanjut dari teknologi komputer adalah berupa computer network yang kemudian melahirkan suatu ruang komunikasi dan informasi global yang dikenal dengan internet.
Pada kasus tersebut, kasus ini modusnya adalah murni criminal, kejahatan jenis ini biasanya menggunakan internet hanya sebagai sarana kejahatan.
Penyelesaiannya, karena kejahatan ini termasuk penggelapan uang pada bank dengan menggunaka komputer sebagai alat melakukan kejahatan. Sesuai dengan undang-undang yang ada di Indonesia maka, orang tersebut diancam dengan pasal 362 KUHP atau Pasal 378 KUHP, tergantung dari modus perbuatan yang dilakukannya.

KASUS 2 :
Kasus ini terjadi saat ini dan sedang dibicarakan banyak orang, kasus video porno Ariel “PeterPan” dengan Luna Maya dan Cut Tari, video tersebut di unggah di internet oleh seorang yang berinisial ‘RJ’ dan sekarang kasus ini sedang dalam proses.
Pada kasus tersebut, modus sasaran serangannya ditujukan kepada perorangan atau individu yang memiliki sifat atau kriteria tertentu sesuai tujuan penyerangan tersebut.
Penyelesaian kasus ini pun dengan jalur hukum, penunggah dan orang yang terkait dalam video tersebut pun turut diseret pasal-pasal sebagai berikut, Pasal 29 UURI No. 44 th 2008 tentang Pornografi Pasal 56, dengan hukuman minimal 6 bulan sampai 12 tahun. Atau dengan denda minimal Rp 250 juta hingga Rp 6 milyar. Dan atau Pasal 282 ayat 1 KUHP.

KASUS 3 :
Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Adapun mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut cracker. Boleh dibilang cracker ini sebenarnya adalah hacker yang yang memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal yang negatif. Aktivitas cracking di internet memiliki lingkup yang sangat luas, mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus, hingga pelumpuhan target sasaran. Tindakan yang terakhir disebut sebagai DoS (Denial Of Service). Dos attack merupakan serangan yang bertujuan melumpuhkan target (hang, crash) sehingga tidak dapat memberikan layanan.
Pada kasus Hacking ini biasanya modus seorang hacker adalah untuk menipu atau mengacak-acak data sehingga pemilik tersebut tidak dapat mengakses web miliknya. Untuk kasus ini Pasal 406 KUHP dapat dikenakan pada kasus deface atau hacking yang membuat sistem milik orang lain, seperti website atau program menjadi tidak berfungsi atau dapat digunakan sebagaimana mestinya.


KASUS 4 :
Carding, salah satu jenis cyber crime yang terjadi di Bandung sekitar Tahun 2003. Carding merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Para pelaku yang kebanyakan remaja tanggung dan mahasiswa ini, digerebek aparat kepolisian setelah beberapa kali berhasil melakukan transaksi di internet menggunakan kartu kredit orang lain. Para pelaku, rata-rata beroperasi dari warnet-warnet yang tersebar di kota Bandung. Mereka biasa bertransaksi dengan menggunakan nomor kartu kredit yang mereka peroleh dari beberapa situs. Namun lagi-lagi, para petugas kepolisian ini menolak menyebutkan situs yang dipergunakan dengan alasan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Modus kejahatan ini adalah pencurian, karena pelaku memakai kartu kredit orang lain untuk mencari barang yang mereka inginkan di situs lelang barang. Karena kejahatan yang mereka lakukan, mereka akan dibidik dengan pelanggaran Pasal 378 KUHP tentang penipuan, Pasal 363 tentang Pencurian dan Pasal 263 tentang Pemalsuan Identitas.


KASUS 5 :
Penyebaran virus dengan sengaja, ini adalah salah satu jenis kasus cyber crime yang terjadi pada bulan Juli 2009, Twitter (salah satu jejaring social yang sedang naik pamor di masyakarat belakangan ini) kembali menjadi media infeksi modifikasi New Koobface, worm yang mampu membajak akun Twitter dan menular melalui postingannya, dan menjangkiti semua follower. Semua kasus ini hanya sebagian dari sekian banyak kasus penyebaran malware di seantero jejaring social. Twitter tak kalah jadi target, pada Agustus 2009 diserang oleh penjahat cyber yang mengiklankan video erotis. Ketika pengguna mengkliknya, maka otomatis mendownload Trojan-Downloader.Win32.Banload.sco.
Modus serangannya adalah selain menginfeksi virus, akun yang bersangkutan bahkan si pemiliknya terkena imbas. Karena si pelaku mampu mencuri nama dan password pengguna, lalu menyebarkan pesan palsu yang mampu merugikan orang lain, seperti permintaan transfer uang . Untuk penyelesaian kasus ini, Tim keamanan dari Twitter sudah membuang infeksi tersebut. Tapi perihal hukuman yang diberikan kepada penyebar virusnya belum ada kepastian hukum.

KASUS 6 :
Cybersquatting adalah mendaftar, menjual atau menggunakan nama domain dengan maksud mengambil keuntungan dari merek dagang atau nama orang lain. Umumnya mengacu pada praktek membeli nama domain yang menggunakan nama-nama bisnis yang sudah ada atau nama orang orang terkenal dengan maksud untuk menjual nama untuk keuntungan bagi bisnis mereka . Contoh kasus cybersquatting, Carlos Slim, orang terkaya di dunia itu pun kurang sigap dalam mengelola brandingnya di internet, sampai domainnya diserobot orang lain. Beruntung kasusnya bisa digolongkan cybersquat sehingga domain carlosslim.com bisa diambil alih. Modusnya memperdagangkan popularitas perusahaan dan keyword Carlos Slim dengan cara menjual iklan Google kepada para pesaingnya. Penyelesaian kasus ini adalah dengan menggunakan prosedur Anticybersquatting Consumer Protection Act (ACPA), memberi hak untuk pemilik merek dagang untuk menuntut sebuah cybersquatter di pengadilan federal dan mentransfer nama domain kembali ke pemilik merek dagang. Dalam beberapa kasus, cybersquatter harus membayar ganti rugi uang.

KASUS 7 :
Salah satu contoh kasus yang terjadi adalah pencurian dokumen terjadi saat utusan khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dipimpin Menko Perekonomian Hatta Rajasa berkunjung di Korea Selatan. Kunjungan tersebut antara lain, guna melakukan pembicaraan kerja sama jangka pendek dan jangka panjang di bidang pertahanan. Delegasi Indonesia beranggota 50 orang berkunjung ke Seoul untuk membicarakan kerja sama ekonomi, termasuk kemungkinan pembelian jet tempur latih supersonik T-50 Golden Eagle buatan Korsel dan sistem persenjataan lain seperti pesawat latih jet supersonik, tank tempur utama K2 Black Panther dan rudal portabel permukaan ke udara. Ini disebabkan karena Korea dalam persaingan sengit dengan Yak-130, jet latih Rusia. Sedangkan anggota DPR yang membidangi Pertahanan (Komisi I) menyatakan, berdasar informasi dari Kemhan, data yang diduga dicuri merupakan rencana kerja sama pembuatan 50 unit pesawat tempur di PT Dirgantara Indonesia (DI). Pihak PT DI membenarkan sedang ada kerja sama dengan Korsel dalam pembuatan pesawat tempur KFX (Korea Fighter Experiment). Pesawat KFX lebih canggih daripada F16. Modus dari kejahatan tersebut adalah mencuri data atau data theft, yaitu kegiatan memperoleh data komputer secara tidak sah, baik digunakan sendiri ataupun untuk diberikan kepada orang lain. Indentity Theft merupakan salah satu jenis kejahatan ini yang sering diikuti dengan kejahatan penipuan. Kejahatan ini juga sering diikuti dengan kejahatan data leakage. Perbuatan melakukan pencurian dara sampai saat ini tidak ada diatur secara khusus.

KASUS 8 :
Perjudian online, pelaku menggunakan sarana internet untuk melakukan perjudian. Seperti yang terjadi di Semarang, Desember 2006 silam. Para pelaku melakukan praktiknya dengan menggunakan system member yang semua anggotanya mendaftar ke admin situs itu, atau menghubungi HP ke 0811XXXXXX dan 024-356XXXX. Mereka melakukan transaki online lewat internet dan HP untuk mempertaruhkan pertarungan bola Liga Inggris, Liga Italia dan Liga Jerman yang ditayangkan di televisi. Untuk setiap petaruh yang berhasil menebak skor dan memasang uang Rp 100 ribu bisa mendapatkan uang Rp 100 ribu, atau bisa lebih. Modus para pelaku bermain judi online adalah untuk mendapatkan uang dengan cara instan. Dan sanksi menjerat para pelaku yakni dikenakan pasal 303 tentang perjudian dan UU 7/1974 pasal 8 yang ancamannya lebih dari 5 tahun.

KASUS 9 :
Pencurian dan penggunaan account Internet milik orang lain . Salah satu kesulitan dari sebuah ISP (Internet Service Provider) adalah adanya account pelanggan mereka yang “dicuri” dan digunakan secara tidak sah. Berbeda dengan pencurian yang dilakukan secara fisik, “pencurian” account cukup menangkap “userid” dan “password” saja. Hanya informasi yang dicuri. Sementara itu orang yang kecurian tidak merasakan hilangnya “benda” yang dicuri. Pencurian baru terasa efeknya jika informasi ini digunakan oleh yang tidak berhak. Akibat dari pencurian ini, penggunan dibebani biaya penggunaan acocunt tersebut. Kasus ini banyak terjadi di ISP. Namun yang pernah diangkat adalah penggunaan account curian oleh dua Warnet di Bandung.

KASUS 10 :
Probing dan port scanning . Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan “port scanning” atau “probing” untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya. Analogi hal ini dengan dunia nyata adalah dengan melihat-lihat apakah pintu rumah anda terkunci, merek kunci yang digunakan, jendela mana yang terbuka, apakah pagar terkunci (menggunakan firewall atau tidak) dan seterusnya. Yang bersangkutan memang belum melakukan kegiatan pencurian atau penyerangan, akan tetapi kegiatan yang dilakukan sudah mencurigakan. Apakah hal ini dapat ditolerir (dikatakan sebagai tidak bersahabat atau unfriendly saja) ataukah sudah dalam batas yang tidak dapat dibenarkan sehingga dapat dianggap sebagai kejahatan?
Berbagai program yang digunakan untuk melakukan probing atau portscanning ini dapat diperoleh secara gratis di Internet. Salah satu program yang paling populer adalah “nmap” (untuk sistem yang berbasis UNIX, Linux) dan “Superscan” (untuk sistem yang berbasis Microsoft Windows). Selain mengidentifikasi port, nmap juga bahkan dapat mengidentifikasi jenis operating system yang digunakan.

Sumber  : http://deluthus.blogspot.com/2011/02/8-contoh-kasus-cyber-crime-yang-pernah.html dan
http://keamananinternet.tripod.com/pengertian-definisi-cybercrime.html

BSI Raih Social Media Award 2016

Bina Sarana Informatika (BSI) menerima penghargaan Social Media Award 2016 untuk kategori perguruan tinggi level Diploma dari Majalah Marketing yang bekerja sama dengan MediaWave. Penganugrahan award tersebut dilaksanakan  di Hotel Mulia,  Jakarta, Rabu (19/10/2016).
Penghargaan Social Media Award 2016 merupakan bentuk pengakuan kepada perusahaan-perusahaan dengan share of voice yang besar serta memiliki sentimen yang baik di media sosial. Ada  lebih dari 1.000 merek dari 205 kategori yang diteliti. Pemilihan merek yang diteliti dilakukan berdasarkan hasil Top Brand Index.
Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, kampus BSI memperoleh skor indeks tertinggi sebesar 63,9  di kategori level  Diploma. Hasil perhitungan didapatkan berdasarkan pada percakapan di media sosial yang berada di Indonesia dengan menggunakan Social Media Monitoring Platform MediaWave.
MediaWave melakukan monitoring  percakapan konsumen di sosial media termasuk jejaring sosial (facebook & twitter), blog, news, video, dan forum. Setiap pembicaraan mengenai topik merek dianalisis berdasarkan kualitas dan kuantitas percakapan.
Analisis tersebut diukur menggunakan indeks pengukuran Earned Media Share of Voice by Sentiment (EMSS Index) yang merupakan pengembangan dan modifikasi industri berdasarkan Social Influence Marketing Score (SIM Score) yang dikeluarkan oleh Razorfish.
“Penghargaan ini sebagai bentuk kepercayaan dari masyarakat kepada  kampus kami, sekaligus tantangan bagi kami untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan seluruh civitas akademika BSI,” ujar Direktur BSI Naba Aji Notoseputro, Rabu (19/10/2016).
Naba menambahkan, mahasiswa yang notabene sebagai generasi millenial, akrab dengan penggunaan ponsel pintar, internet dan social media. Karena itu,  menjalin komunikasi dan memberikan pelayanan kepada mereka tentunya harus menggunakan pendekatan dan strategi komunikasi yang lebih interaktif. Seperti, penggunaan facebook, twitter maupun instagram yang telah dirintis semenjak awal tahun 2015.
“Kami sadar adanya perubahan gaya hidup mahasiswa. Oleh karenanya semenjak awal tahun 2015 untuk meningkatkan pelayanan dan komunikasi antara mmahasiswa dengan BSI, kami telah memiliki beberapa akun di media sosial. Media yang kami gunakan adalah twitter, facebook, instagram, ask.fm, dan youtube,” ujar Naba Aji.
“Kami menggunakan nama Bina Sarana Informatika sebagai penamaan official fanpage facebook, sedangkan kanal  youtube kami beri nama….. “Kuliah…? BSI Aja !!.  Untuk akun resmi instagram, ask.fm, dan twitter, kami menggunakan username @kuliahbsiaja,” papar Naba Aji Nortoseputro.

(Republika)

Kamis, 20 Oktober 2016

Tak Mau Dijuluki ‘Paling Jelek Se-dunia’ Wanita Ini Akhirnya Mengungkapkan Siapa Dirinya


Vemale.com - Bullying atau penindasan terhadap seseorang adalah hal yang melanggar hak-hak manusia yang sebaiknya segera dihentikan. Karena bullying, seseorang bisa kehilangan kepercayadirian bahkan semangatnya untuk hidup. Inilah yang mulanya dirasakan oleh Lizzie Velasquez.
Tidak tanggung-tanggung, dilansir dari mirror.co.uk, wanita yang berusia 26 tahun ini pernah dinobatkan sebagai orang paling jelek sedunia. Bukankah hal tersebut adalah salah satu bentuk bullying yang cukup kejam, Ladies? Setiap orang ingin tampil sempurna, tak terkecuali Lizzie. Ia mungkin telah menyadari keadaannya, bukankah sepatutnya masyarakat merasa empati dan bukan menobatkannya seperti itu?
Saat mendapat gelar tersebut, Lizze masih berusia 17 tahun. Tidak hanya menyaksikan bagaimana dia dinobatkan sebagai orang terjelek sedunia, Lizzie harus membaca komen-komen negatif yang cukup menyakitkan seperti “Kenapa orang tuanya mau merawatnya?” “Bakar saja dia”. Sebagai seorang remaja, ia merasa hidupnya seakan telah berakhir. Sebagai sesama manusia yang memiliki perasaan, kita dapat membayangkan apa yang dirasakan Lizzie ya, Ladies?
Kini, wanita yang sempat diperlakukan dengan tidak adil tersebut akhirnya menampakkan siapa dirinya sebenarnya. Ia ingin orang-orang mengenal dirinya yang sebenarnya. Ia memiliki channel di Youtube yang telah mendapat 240.000 subscribers. Ia ingin menyampaikan pada siapapun orang yang pernah mengalami bullying untuk memperjuangkan nasib mereka.
 Lizzie juga bekerja sama dengan Tina Meier, seorang ibu yang anaknya harus bunuh diri setelah ia dibully secara online. Kini Lizzie sedang menggarap film tentang dirinya yang berjudul “The Lizzie Project” bersama seorang sutradara bernama Sara Hirsch Bordo.

Kamis, 13 Oktober 2016

Sikumis.com – Memendekkan Distribusi, Memanjangkan Rezeki

Edisi khusus Kontan April 2016
Sikumis adalah market place pertama di indonesia, bahkan dunia, yang mengajak petani, peternak, nelayan, dan UKM di sektor agribisnis, termasuk para pedagang kebutuhan bahan pokok pangan di pasar tradisional. “Sikumis ada untuk memutus rantai distribusi pangan yang panjang agar tercipta harga yang pas dan pantas,” sebut Tiya. Demi kelancaran transaksi, sikumis bekerjasama dengan beberapa provider logistik. Adapun, untuk sistem pembayaran, Sikumis menyediakan rekening bersama, dimana mereka menjadi penengah untuk siap transaksi. Soal harga komoditas, Sikumis menyerahkannya kepada pelaku usaha. Didirikan oleh Edward S.S. dan Chintya Fransisca pada 2009, Sikumis semula bergerak dengan mengandalkan beberapa domain dengan kata kunci (keyword) pertanian. Baru pada 2014, Sikumis mengumpulkan produsen dan pembeli dari beragam produk pertanian dan lainnya dalam format market place. “Pada dasarnya, kami membantu memasarkan komoditas dari para petani, Peternak, Nelayan, dan UKM agri secara online,” Ungkap Tiya. Mereka mendapat kios online secara gratis di sikumis, sehingga dapat mengunggah komoditas dan mencantumkan harga sesuai keinginan. Ada tujuh komoditas utama di market place Sikumis, yakni pertanian, Peternakan, Perkebunan, Kehutanan, Perikanan dan kelautan, Lingkungan hidup dan taman, Buku agri, Makanan dan minuman olahan. “Untuk nilai transaksi sudah mencapai ratusan juta setiap bulan,” Ungkap Tiya.

Menurut Tiya, Ratusan petani dan nelayan sudah bergabung di Sikumis dengan ribuan stock keeping unit (SKU). Tiga tahun ke depan, Sikumis menargetkan 500.000 petani, Peternak, Nelayan, dan UKM agri bergabung. “Layanan Sikumis mencakup seluruh Indonesia dan tahun depan ke seluruh anggota ASEAN,” imbuh dia. Disikumis juga tersedia beragam fitur, mulai kebutuhan pasar hotel, restoran dan katering (horeka) hingga kebutuhan untuk ekspor dan impor. Juga, akan ada fitur lelang komoditas, dimana petani atau nelayan dapat melelang komoditasnya secara langsung dan real time. Jika data petani dan nelayan sudah merata dan banyak, Sikumis akan menampilkan data agregat harga disetiap daerah. Fitur ini menjadi informasi bagi konsumen yang akan berbelanja komoditas. Dalam waktu dekat, Tiya menyebutkan, Sikumis akan meluncurkan sebuah applikasi yang bisa digunakan oleh petani, Nelayan, Pedagang pasar, Dan konsumen untuk pembelian eceran serta antar langsung, Sesuai dengan jarak dekat tempat tinggal pembeli. (sumber wawancara kontan) Lihat juga pada Edisi Khusus Kontan bulan April 2016 pada halaman 26-27 ‘Memendekkan Distribusi,Memanjangkan Rezeki ‘

Agri fintech Indonesia

Membangun ketahanan pangan di Indonesia dimasa depan tidak lagi bertumpu akan kinerja pemerintah saja,namun ketahanan pangan Indonesia adalah kewajiban seluruh anak bangsa jika ingin dapat bersaing dan hidup dalam garis kesejahteraan yang wajar di rana persaingan dengan bangsa lainnya.
Dunia Agri Indonesia yang biasanya identik dengan harga dan pasar yang kurang transparan di pertanian, peternakan bahkan termasuk perikanan dan maritim ternyata bukan hanya problem utama di jaman modern ini namun bagian dari problem mendasar para petani dan nelayan yaitu akses permodalan, dimana akses modal ini merupakan jantung dari semua kehidupan nadi komoditas mereka dimulai.

Kami Sikumis.com tadinya berfikir bahwa dengan membantu para petani dan nelayan agar mendapat harga dan pasar yang transparan plus kemudahan untuk sarana prasarana (alat,mesin,pupuk,pestisida,perahu dll) serta penjualan komoditas mereka dengan harga tinggi wajar dengan platform Marketplace & Mcommerce digital (Agritech)  adalah cukup ternyata tidak!!, kami melihat ternyata  para petani dan nelayan tidak dapat melepaskan mereka dari jeratan para tengkulak atau rentenir, kondisi inilah titik persoalan untuk tetap menjadikan para petani dan nelayan hidup dalam kondisi kekurangan,yang akhirnya berujung harga komoditas ditingkat masyarakat sangat tinggi.

Dari dasar itu Sikumis.com mencoba membantu petani dan nelayan untuk mendapatkan akses permodalan,kami sudah membantu mereka untuk mendapatkan alat dan mesin mereka dengan cara mencicil atau mengangsur dengan persyaratan yang mudah, kami sudah mencoba dengan petani di Garut,Klaten,Brebes dan lainnya,kami juga sedang menyiapkan kredit untuk pembelian bibit/benih , pupuk hingga bakalan sapi dan DOC. Karena lagi2 platform fintech khusus pertanian belum ada didunia maka untuk memudahkan agar platform ini tercipta maka kami pun berkolaborasi dengan beberapa pihak, platform ini kami sebut Agrifintech ,kami dalam hal ini Sikumis.com sedang membangun aplikasi mobile yang mudah dan gampang di gunakan petani dan nelayan, program kami ini adalah bagian dari #gerakanpetanimodern yang kami sosialisasikan, jika kawan2 terutama petani dan nelayan muda yang ingin menyumbangkan ide untuk membangun pertanian modern dengan platform Agrifintech silahkan bergabung bersama kami di group WA 0817120755

Just Info untuk Agrifintech @gerakanpetanimodern ini di inisiasi oleh Sikumis.com ,Bank Indonesia wilayah Tegal , XL , Asosiasi Bawang Merah Indonesia ,Produsen pupuk Organik ,Dewan Bawang Indonesia,Gapoktan dan pemuda tani Brebes

Ayooo … bantu petani dan nelayan dengan teknologi !!


Rabu, 12 Oktober 2016

22 Media Online pemberita sikumis Febuari ini

Sikumis.com – Bulan Febuari 2015 ini kami menemukan beberapa media baik Online dan Offline menerbitkan dan mengulas press release sikumis.com.
Berikut adalah Media Online yang menerbitkan press release sikumis.com di bulan Febuari 2015 :

1. Koran Bogor

Koranbogor.com adalah media online terbesar di Bogor yang mengulas berita dan aktifitas masyarakat Bogor khususnya dan serta umumnya masyarakat Indonesia , temukan press release sikumis.com di link ini

2. Berita Memorandum

Beritamemorandum.com adalah media online terbaik dan besar di Kota Surabaya , beritamemorandum.com fokus meliput berita dan aktifitas masyarakat Surabaya dan Jawa Timur serta berita nasional, temukan press release sikumis.com di link ini

3. Suara Mandiri

Suaramandiri.com yang berkedudukan di Surabaya adalah media online yang mengungkap dan mengulas berita nasional utamanya berita di kota Surabaya, temukan press release sikumis.com bulan febuari di link ini

4. Metro Terkini

Metroterkini.com adalah media online terbesar di Riau , metroterkini berdomisili di Pekanbaru , berita yang diterbitkan fokus dengan pemberitaan seputar Riau dan Indonesia termasuk internasional, silahkan simak press release sikumis.com di link ini

5. Berita Bisnis

Berita-bisnis.com adalah media online yang mengangkat kegiatan usaha dan tokoh-tokoh bisnis yang membuat pembacanya terinspirasi didalam melakoni usahanya, temukan press release sikumis di Sini

6. Jambi Daily

Jambidaily.com sebagai media online aksara publik bagi warga Jambi baik yang di kota dan kabupaten bertekat mewartakan Jambi keseluruh penjuru dunia, di Jambidaily.com temukan press release sikumis di Sini

7. Wahana Riau

Wahanariau.com adalah media berita online bisnis terbesar di propensi Riau , berkedudukan di kota Dumai wahanariau.com beroperasi , simak press release sikumis di berita bisnis online di Sini 

8. Seputar Bekasi

Seputabekasi.com adalah portal berita seputar kota dan Kabupaten Bekasi , sebagai portal terdepan di Bekasi seputarbekasi.com semakin di cintai warganya, silahkan simak sikumis.com di seputabekasi.com di link ini

9. Oke Bung

Okebung.com adalah salah satu portal berita terbesar di Sumatra Utara terutama di kota Medan,berita yang di tampilkan sangat tajam dan terpercaya , seperti halnya sikumis.com yang ada di link ini

10. Karimun Today

Karimuntoday.com sebagai media online terbesar di kabupaten Karimun dan tentunya Kepri, di sini akan anda temukan sikumis.com yang ada di link ini

11. Fokus Banten

Fokusbanten.com sesuai visinya Menyediakan informasi berita untuk memudahkan kebutuhan masyarakat, baik dari aspek ekonomi, dan menembus batas-batas geografis, kultur dan sosial,fokusbanten.com sangat fokus memberitakan propensi Banten, temukan sikumis di fokusbanten.com di link ini

12. Ciputra Entrepreneurship

Ciputraentrepreneurship.com  merupakan suatu situs unik yang memperkenalkan kepada khalayak ramai baik di lingkup nasional dan internasional mengenai semua seluk beluk entrepreneur, perusahaan serta produk-produk Indonesia. Melalui situs ini, kami yakin bahwa perusahaan-perusahaan, produk, serta layanan jasa dari Indonesia dapat disebarluaskan demi meraih mitra dan klien bisnis potensial termasuk sikumis.com yang bisa ditemukan di Sini

13. Warta Harian

Wartaharian.co yang berkedudukan di Jakarta adalah media online yang mengusung berita terupdate di tanah air termasuk sikumis.com yang dapat ditemukan di link ini

14. Koin Rakyat

Koinrakyat.com merupakan media online yang beredaksi di kota Lhokseumawe di propensi Aceh dengan berita terupdate dan temukan press release sikumis di Sini

15. Teknopreneur

Teknopreneur.com adalah media yang secara khusus menyajikan berita, liputan, dan analisis menyeluruh serta studi kasus mengenai bisnis teknologi dan perkembangannya di Indonesia dan dunia.Beragam informasi seputar bisnis ICT, kreatif digital, bioteknologi, energi, dan green business diangkat secara menarik.simak ulasan sikumis.com di Sini

16. Padang Today

Padangtoday.com Menjalankan  fungsinya,  portal padangtoday.com menyediakan  berita Sumatera Barat dan Nasional yang pemberitaan  selalu diupdate secara berkala, cepat dan mendalam, temukan sikumis.com di Sini

17. Majalah Inspirasi

Majalahinspirasi.net  adalah Media Online inspirasi dan informasi bagi mahasiswa BSI , temukan sikumis.com di Sini

18. Riau Headline

Riauheadline.com seperti sedikit kutipan Visi dan Misi riauheadline.com “Kami ada semata karena kepekaan. Ketika sebuah peristiwa, sebuah perkara, layak untuk disampaikan, menarik, dan sebisa mungkin membuka wawasan. Ketika kegembiraan, tragedi, yang tersembunyi, dan yang terbuka perlu untuk diketahui.” maka dengan mudah temukan sikumis.com di Sini

19. Digital Promosi

Digitalpromosi.com adalah media online dan pusat informasi entrepreneur UKM,onlineshop dan peluang usaha bisnis di Indonesia , temukan press release sikumis di Sini

20. Bali Pers

Balipers.com adalah media online besar di Pulau Bali, banyak ditemukan berita tentang dinamika perkembangan masyarakat Bali termasuk dengan kehadiran sikumis.com di Sini

21. Sumajaku

Sumajaku.com adalah media online dan cetak besar di Sumatra Selatan , redaksi sumajaku berdomisili di kota Palembang dengan selalu memberitakan dan informasi terupdate bagi masyarakat Sumatra Selatan  , termasuk press release sikumis.com di Sini

22. Sumbar Online

Sumbaronline.com adalah gerbang pemberitaan online besar di Sumatra Barat , berita update yang selalu di baca juga oleh para perantau masyarakat Sumatra Barat di seluruh Indonesia dan dunia,temukan juga berita sikumis.com di Sini
Kami segenap Crew www.sikumis.com mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan kawan-kawan redaksi media baik online dan cetak diatas yang membantu menyebarkan berita kami ke seluruh antero tanah air Indonesia bahkan Dunia, semoga kehadiran pemberitaan ini dapat membantu banyak Petani , Nelayan , Peternak , Petambak , Perkebunan , UKM , Pemerintah baik di daerah dan pusat , perusahaan swasta , pabrikan , pelaku bisnis , peneliti , mahasiswa ,  bahkan ibu rumah tangga untuk mendapatkan dan menemukan Alat , Mesin , Perkakas , Part serta kebutuhan pelengkap usaha lainnya sesuai kebutuhan dengan mudah , cepat dan murah meriah.

Sikumis Dimata Blogger Indonesia

Perkembangan bisnis toko online memang masih menjanjikan di tanah air. Setelah lahirnya Elevenia besutan salah satu perusahaan telekomunikasi dalam negeri kini telah hadir mall online yang terbaru, sikumis dot com. Memang domain sikumis sudah sejak setahun lalu tepatnya dibulan Juni 2013 dibangun namun web mall online ini baru pada Juni tahun 2014 dibangun secara profesional untuk melayani kebutuhan konsumen akan berbagai peralatan industri, pertanian, perkebunan, perikanan bahkan untuk industri UKM
Situs yang masih dibawah manajemen SabaS Network ini sengaja menjual berbagai kebutuhan peralatan pabrikan dan industri kecil. Bisa dikatakan situs sikumis merupakan pertama di Indonesia dan dunia yang dibangun untuk mensuplai kebutuhan industri dan pelaku usaha pada umumnya. Kalau kita tengok di laman depan situs ini terlihat beberapa menu yang menampilkan kategori produk yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan toko online lainnya. Sikumis merupakan pengembangan dari situs sebelumnya yang masih dibawah manajemen SabaS yaitu Kreditmart. Di situs ini yang menarik adalah semua barang yang dipajang di etalase toko onlinenya menggunakan cara bayar secara kredit dan uniknya tidak melayani cara bayar secara tunai. Pada sikumis,justru sebaliknya, semua barang yang dipajang dijual dengan cara bayar tunai/ cash.
Yang menarik dari penciptaan Sikumis ini berawal dari suatu ide bisnis yang sederhana. Situs ini didirikan untuk menjawab berbagai keluhan pelaku usaha khususnya di daerah yang mengalami kesulitan untuk mencari produk-produk yang dapat membantu proses produksi di tempat usahanya. Kalaupun ada seringkali mereka harus berbelanja di Jakarta bahkan harus ada yang mengimport peralatan itu sendiri. Dengan cara lama seperti itu, tidak sedikit cost yang harus dikeluarkan oleh para pelaku usaha yang berakibat pada kurang efisiennya waktu. Terlebih lagi jika peralatan industri tersebut membutuhkan service atau maintenance berkala masih harus menghubungi pihak dealer yang terkadang jaraknya juga cukup jauh dari lokasi para pelaku bisnis. Melalui sikumis, kendala-kendala tersebut dapat diatasi secara tepat sehingga menjadi solusi hemat dalam bisnis. Kini, para pelaku bisnis tidak perlu repot-repot dan tidak perlu jauh-jauh mencari barang-barang atau peralatan yang dibutuhkan oleh industrinya karena tinggal klik sikumis maka deretan panjang produk-produk peralatan industri akan terpampang di depan mata. Anda sebagai pelau bisnis tinggal memilah dan memilih mana barang yang cocok untuk kebutuhan industri Anda. Selamat mencoba..
Diposkan oleh Andhi Mahardika
See More At >> http://trafiklink.blogspot.com/2014/07/sikumis.html

Sikumis Dan Rover Jual Mobil Potong Rumput Secara Online

Sudah 1 tahun belakangan ini sikumis.com membantu penjualan Mobil potong rumput merek ROVER dari Australia ini, penjualan online yang dilakukan oleh team sikumis sangat menggembirakan bagi prinsipal Rover di Indonesia. Melihat dengan meningkatnya penjualan mobil potong rumput Rover di sikumis membuktikan bahwa untuk di masa mendatang Rover sangat berambisi menjadikan mereknya lebih dikenal lagi dan menempatkan Rover sebagai pemilik pangsa pasar terbesar melalui kerjasama dengan sikumis di dunia online. Untuk meningkatkan strategi online Rover bersama sikumis maka sikumis membangun MIXI atau mini store bagi Rover , semua produk ROVER dapat ditemui di www.rover.sikumis.com , selain kedepan ROVER akan gencar beriklan di dunia online , sikumis membantu menyediakan fasilitas kredit tanpa kartu kredit dengan persyaratan ringan bersama kreditplus guna membantu ambisi ROVER sebagai pemain utama mobil rumput di Indonesia

Sikumis Gelar Promo Dalam Waktu Dekat

Seperti yang diulas dan di beritakan Media Online – Berita-Bisnis.com
(Berita-Bisnis) – Bila tak ada aral melintang, Sabas Network Group -pemilik dan pengelola situs penjualan beragam produk niaga, agro, dan industri dengan label Sikumis.com- bakal menggelar program promo dalam waktu dekat.Bahkan, bersamaan dengan itu, Sabas Network Group pun menjanjikan kemudahan pemberian kredit bagi para konsumen yang membeli via Sikumis.com. Kata Mauren, Representatif Sabas Network Group, program tersebut dirancang sebagai bagian dari target penjualan selama satu tahun yang diharapkan mencapai kurang lebih Rp 35 miliar.Ditambahkan pula, harga jual berbagai produk itu tergolong jauh lebih murah ketimbang yang dijajakan lewat gerai konvensional. 

Pasalnya, Sabas Network Group langsung berperan sebagai diler atau distributor maupun sebagai importir dari sebagian besar produk yang tersedia di Sikumis.com. Adapun produk andalan selama program promo berlangsung adalah alat dan mesin pertanian (hand tractor dan traktor), perkebunan, kelautan/maritim, peternakan hingga mesin pengolah makanan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan UKM. Dalam catatan Berita-Bisnis, Sabas Network Group beroperasi perdana pada tahun 2008. Dan, ketika itu, dengan mengibarkan bendera CV Sabas Putra Dinamika, perusahaan yang berbasis di CBD Jababeka, Cikarang, ini berkecimpung sebagai peritel, diler maupun distributor. Belakangan, persisnya pada 2012, Sabas Network Group merintis bidang usaha berupa mall online dengan nama Sikumis.com yang menyediakan produk-produk niaga, agro, dan industri. Satu tahun kemudian, Sabas Network Group memperluas usahanya lewat pendirian PT Sabas Sarana Dunia yang dikenal luas sebagai importir dan distributor safety shoes, alat dan mesin pertanian serta traktor pertanian. Patut diketahui, sampai saat ini, dengan pelanggan yang merata di seluruh Indonesia, Sabas Network Group mengklaim mampu meraih penjualan hingga puluhan miliar per bulannya lewat Sikumis.com. (BB/as/Luki)

Petani, Nelayan, UKM dan Pelaku Industri Kini Ada e-Commerce-nya

Seperti yang diulas dan di beritakan Media Online – Teknopreneur.com
Teknopreneur.com – Masyarakat Indonesia belakangan ini mulai gemar dengan kegiatan berbelanja online atau yang sering disebut dengan online shopping. Menurut lembaga riset Brand and Marketing Institute (BMI) Research pada tahun 2015 ini, nilai transaksi e-commerce bisa mencapai Rp50 triliun. Maka jangan heran, saat ini makin banyak pelaku usaha yang bergerak di bidang e-commerce. Bahkan, e-commerce yang satu ini bermula dari kamar kost di tahun 2008, hingga Pada pertengahan tahun 2013 lalu Sabas Network Group membuat situs penyedia layanan e-commerce  yang menjual alat perkakas, mulai dari alat atau mesin pertanian, peternakan, perikanan, maupun UKM yang diberi nama Sikumis.com. Situs tersebut dilengkapi ratusan katalog dengan jumlah produk lebih dari 15.000 produk yang didukung oleh 300 brand besar. Untuk metode pembayaran, Sikumis memberikan berbagai pilihan, yakni  tunai, transfer bank, kartu kredit, serta e-payment. Selain itu, situs belanja online tersebut juga menawakan sistem kredit atas kerjasama dengan perusahaan leasing terbesar di Indonesia, dengan cakupan hingga 210 kota.

Tujuannya adalah untuk membantu para petani, nelayan, peternak, dan UKM Indonesia dalam mendapatkan alat dan mesin yang dibutuhkan. Kemudian, Sikumis juga menyediakan fasilitas dukungan tender untuk para supplier sebagai prasyarat mengikuti tender dengan harga penawaran terbaik, karena bekerja sama langsung dengan pemilik merek, pabrikan, atau distributor resmi di Indonesia. Dan hingga saat ini konsumennya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pemda, BUMN, UKM hingga petani, nelayan, peternak termasuk juga ibu rumah tangga. Mengutip tanggapan pelanggan Sikumis.com, yang merupakan petani karet di pulau Kalimantan menyatakan “Sikumis membuat saya tidak perlu jauh jauh ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan perkebunan saya, apalagi produk alat panen sadap karet sulit dicari di daerah saya.” Situs Sikumis.com pun berharap mampu untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh sejumlah konsumen, terutama yang berdomisili di beberapa daerah dan memiliki kesulitan dalam mencari produk yang dibutuhkan di daerahnya. Dan juga dapat memberikan keuntungan bagi pemilik merek atau pabrikan untuk lebih memperkenalkan produknya kepada konsumen tanpa perlu membuka cabang di setiap daerah.
– See more at: http://teknopreneur.com/dinamika/teknopreneur-petani-nelayan-ukm-dan-pelaku-industri-kini-ada-e-commerce-nya

SIKUMIS – Ecommercenya Kaum Petani, Nelayan, UKM dan Pelaku Industri


Cikarang Febuari 2015
Sabas Network group memulai bisnisnya di kamar kost2an 2008 dan berlanjut ke Glodok tahun 2009 dan sekarang di kawasan industri Jababeka Cikarang dengan menjual produk beragam mulai dari perkakas, alat & mesin pertanian/peternakan/perikanan, dan industri ukm maupun safety. Pemasaran dilakukan online karena menyasar calon pelanggan di seluruh Indonesia melalui website katalognya yang berjumlah ratusan . kemudian untuk memudahkan pelanggan maka 1,5 tahun lalu dibangunnya ecommerce www.sikumis.com yang merupakan gabungan dari ratusan web katalog dengan jumlah produk lebih dari 15.000 produk dan di dukung oleh 300 brand besar (terdiri dari ratusan katagori dan ribuan subkatagori ), tampilan modern, mudah, lengkap dengan spesifikasi produk serta harga yang bersaing. Untuk metode pembayaran Sikumis menawarkan berbagai pilihan selain tunai, transfer bank, kartu kredit, epayment, maupun kredit TANPA kartu kredit kerjasama dengan salah satu leasing terbesar di Indonesia dengan cakupan hingga 210 kota , Hadirnya kredit ini akan banyak membatu para PETANI , NELAYAN , PETERNAK dan para UKM di Indonesia dengan persyaratan mudah dan bunga ringan untuk mendapatkan alat dan mesin yang dibutuhkan. Selain itu Sikumis juga menyediakan fasilitas dukungan tender untuk para supplier sebagai prasyarat mengikuti tender dengan harga penawaran terbaik, karena Sikumis ditunjuk dan bekerja sama langsung dengan pemilik merek, pabrikan, atau distributor resmi di Indonesia.
Target market Sikumis adalah Bussiness to Bussines dan Bussiness to Custumer dan hingga saat ini konsumen Sikumis terdiri dari banyak perusahan Industri besar di Indonesia,PEMDA, BUMN, UKM hingga Petani,Nelayan dan Peternak termasuk ibu rumah tangga. Mengutip tanggapan pelanggan mengenai Sikumis.com yang merupakan Petani karet di pulau Kalimantan “Sikumis membuat saya tidak perlu jauh jauh ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan perkebunan saya apalagi produk alat panen sadap karet sulit dicari di daerah saya”
Hadirnya ecommerce sikumis untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh sejumlah konsumen yang berdomisili dibeberapa daerah yang memiliki kesulitan dalam mencari produk yang dibutuhkan didaerahnya, sehingga tidak perlu jauh jauh datang ke suatu tempat untuk membeli produk tertentu.Dan memberi keuntungan besar kepada pemilik merek atau pabrikan dalam memperkenalkan produknya langsung kepada konsumen tanpa perlu membuka cabang atau toko di setiap daerah sehingga menghemat biaya bagi kedua belah pihak, itulah kelebihan pemasaran modern via internet, selama ada jaringan internet maka segala transkasi menjadi mudah,murah dan praktis,filosofi ini yang memacu sikumis.com sebagai referensi belanja alat dan mesin bagi para PETANI , NELAYAN , PETERNAK , UKM , PEMDA dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Untuk informasi lebih lanjut , silahkan hubungi :
Contack Person:
Mauren
CBD Jababeka Blok C no.21
Jl.Niaga Raya kav. AA3 , Jababeka Cikarang
Telp: (021) 29082841
Email : mitra@sikumis.com
www.sikumis.com

Nonton Bareng Dan Berbagi Keceriaan Bersama Sabas Network

Bekasi,31 November 2014. Keluarga besar Sabas Network Group mengadakan acara nonton bareng lagi di XXI Giant Mal Bekasi. seperti biasa Hal ini sangat berbeda sekali dengan kebiasan perusahaan sebagaimana mestinya. Karena yang semestinya jam kantor para karyawan sibuk bekerja, team dari para karyawan Sabas Network Group ini mengadakan nonton film “The Hunger Games: Mockingjay – Part 1” .Ini adalah film yang pertama dari dua bagian film yang berdasarkan novel Mockingjay, buku terakhir dari Trilogi The Hunger Games, yang ditulis oleh Suzanne Collins, dan merupakan film ketiga dalam film seri The Hunger Games. semoga film The Hunger Games: Mockingjay – Part 2 kita masih bisa nonton bareng lagi bareng Sabas Network.

eCommerce Sikumis Bidik Kaum Petani dan Nelayan

JAKARTA (IndoTelko) – Portal eCommerce besutan Sabas Network group, www.Sikumis.com membidik kaum petani, nelayan, serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk penjualan perkakas, alat dan mesin pertanian, peternakan, atau perikanan. Dalam rilisnya dinyatakan,  portal Sikumis sudah dibangun sejak 1,5 tahun lalu  yang merupakan gabungan dari ratusan web katalog dengan jumlah produk lebih dari 15.000 produk dan di dukung oleh 300 brand besar. Untuk metode pembayaran Sikumis menawarkan berbagai pilihan selain tunai, transfer bank, kartu kredit, epayment, maupun kredit tanpa kartu kredit kerjasama dengan salah satu leasing terbesar di Indonesia dengan cakupan hingga 210 kota. 

Selain itu Sikumis juga menyediakan fasilitas dukungan tender untuk para supplier sebagai prasyarat mengikuti tender dengan harga penawaran terbaik, karena Sikumis ditunjuk dan bekerja sama langsung dengan pemilik merek, pabrikan, atau distributor resmi di Indonesia. Target market Sikumis adalah Bussiness to Bussines dan Bussiness to Custumer dimana hingga saat ini konsumen Sikumis terdiri dari banyak perusahan Industri besar di Indonesia,PEMDA, BUMN, UKM hingga Petani,Nelayan dan Peternak termasuk ibu rumah tangga. Hadirnya ecommerce sikumis untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh sejumlah konsumen yang berdomisili dibeberapa daerah yang memiliki kesulitan dalam mencari produk yang dibutuhkan didaerahnya, 

sehingga tidak perlu jauh jauh datang ke suatu tempat untuk membeli produk tertentu.(wn)
See More At – http://www.indotelko.com/kanal?it=eCommerce-Sikumis-Bidik-Kaum-Petani-dan-Nelayan

SiKumis e-commerce penyedia produk industri asal Bekasi dengan nilai transaksi ratusan juta per bulan

Beberapa lokasi di kota Bekasi terkenal sebagai daerah industri karena banyaknya pabrik yang beroperasi di kawasan tersebut. Peluang inilah yang membuat SiKumis, e-commerce penyedia alat industri, memilih kota ini sebagai kantor utamanya. Ingin tahu lebih banyak tentang startup ini? Simak ulasannya berikut:

1. Sudah tiga kali berpindah kantor
Chintya Fransisca, co-founder SiKumis menceritakan bahwa awal bisnis startup ini berasal dari sebuah website yang menjual berbagai katalog dari produk industri di tahun 2008. Sejak saat itu, produk dari berbagai perusahaan berdatangan dan kategori semakin meluas hingga tim membuat sekitar 17 website berbeda. Pada tahun 2011, tim akhirnya memiliki kantor di daerah Glodok dan Kemayoran.

Melihat pertumbuhan industri yang pesat, pada tahun 2013, tim memutuskan untuk mengumpulkan semua website yang mereka punya dalam satu website yang diberi nama SiKumis. Sejak saat itu, tim berpindah kantor di daerah Bekasi. Hingga kini, anggota tim SiKumis berjumlah 18 orang.

2. Pemilihan nama SiKumis
Dari pemilihan nama, startup ini memang terdengar unik. Chintya lebih jauh mengungkapkan alasan bahwa kebanyakan pria di Indonesia identik dengan kepemilikan kumis. “Setiap saya bertemu dengan para mitra, mereka seringkali tertawa saat saya mengatakan nama SiKumis. Tetapi dengan nama unik tersebut, tim kami jadi mudah diingat,” ucapnya. Alasan lainnya adalah karena domain dengan nama yang berhubungan dengan alat-alat industri sudah dimiliki oleh pihak lain, sehingga di saat pembentukan website, tim lebih memilih nama yang mudah diingat.

3. Memiliki lebih dari 15.000 pilihan produk
Hingga saat ini, website SiKumis telah memiliki 17 kategori. Dari kategori tersebut, masih terdapat beberapa sub-kategori lainnya. Secara total, sudah ada lebih dari 15.000 produk tersedia di website SiKumis. Beberapa kategori alat industri yang tersedia di SiKumis adalah alat & mesin perkakas, bahan pestisida & kimia, bangunan & material, dan navigasi & survei.

Dari jumlah tersebut, SiKumis telah bermitra dengan sekitar 285 brand untuk peralatan industri, di antaranya adalah Krisbow, Yucom, Mitsubishi, dan Komatsu. Chintya mengaku bahwa SiKumis masih melakukan proses input untuk menambah brand yang bekerja sama dan untuk menambah variasi produk.

4. Aliran pendapatan
SiKumis berperan sebagai distributor atau reseller bagi para vendor yang bekerjasama. Pendapatan startup ini berasal dari selisih harga yang diberikan oleh para vendor. SiKumis sendiri menentukan tiga kriteria utama bagi vendor untuk bisa bergabung dengan startup ini. Kriteria tersebut adalah vendor harus lah importir, distributor resmi di Indonesia, atau produsen perangkat.

Chintya menambahkan sistem bisnis yang diterapkan SiKumis adalah business-to-business (B2B) dan business-to-costumer (B2C). Bagaimanapun, SiKumis memegang kendali dalam penentuan harga, penempatan penyimpanan stok barang, dan juga pengiriman kepada konsumen.

Selain dari kerjasama, SiKumis memperoleh pendapatan dari iklan. Beberapa vendor besar memasang iklan dan memasarkan katalognya melalui SiKumis. Dengan aliran pendapatan tersebut, SiKumis mengklaim memperoleh penghasilan ratusan juta hingga miliaran rupiah per bulannya. Namun sayangnya, Chintya enggan memberi detail penghasilan yang mereka dapatkan.

Sedangkan untuk biaya operasional, sejauh ini SiKumis masih beroperasi secara bootstrapping dan belum memiliki investor.

5. Strategi pengembangan bisnis dan kompetitor
Chintya mengungkapkan beberapa strategi yang dimiliki SiKumis. Pertama adalah dengan memberikan harga yang kompetitif dan cenderung lebih murah dibanding retail alat industri lainnya. Kedua adalah dengan menyediakan berbagai metode pembayaran, selain uang tunai, transfer ATM, atau pembayaran online lainnya, SiKumis telah bekerja sama dengan salah satu vendor penyedia leasing untuk memberikan cicilan harga bagi konsumen. Ketiga, menyediakan distribusi hingga ke lebih dari 210 kota di Indonesia dan juga sudah menjangkau negara di Timur Tengah. Terakhir, mereka fokus pada UKM, petani, dan usaha kecil lainnya dengan cara menyediakan pilihan harga yang lebih murah untuk mendorong sektor industri kecil dan menengah.

Terkait kompetitor, kami pernah mengulas empat website penyedia produk industrial di Indonesia yang dapat menjadi kompetitor SiKumis, seperti Perkakasku, Ralali, dan IndoTeknik.

6. Rencana mendatang
Ke depannya, SiKumis ingin terus melakukan perbaikan pada tampilan website mereka. SiKumis juga berencana membuat aplikasi mobile dan memberikan fasilitas cicilan melalui media sosial. Terakhir, karena melihat ketertarikan dari luar negeri, SiKumis juga ingin menjangkau lebih banyak kawasan termasuk Asia Tenggara.

Semakin bertumbuhnya industri di Indonesia menjadi pertanda baik bagi para startup yang ingin memanfaatkan peluang di ranah ini. Namun, mereka juga harus menerapkan strategi untuk bersaing dengan retail offline di bidang industrial yang sudah cukup terkenal dan besar, seperti Ace Hardware.

(Diedit oleh Lina Noviandari)
Baca juga: SiKumis, e-commerce penyedia produk industri asal Bekasi dengan nilai transaksi ratusan juta per bulan http://id.techinasia.com/sikumis-website-jual-produk-industri-bekasi/

Sikumis.com Belanja Produk Industri Lebih Mudah

Perkembangan situs jual beli online di Indonesia, ibarat jamur di musim hujan. Banyak sekali situs yang jual beli menawarkan beragam produk konsumen. Selain itu, muncul pula online shopping menjual barang-barang industri. Terobosan ini dibuat Sabas Network Group, perusahaan retail dan distributor, yang meluncurkan situs perdagangan bernama Sikumis.com. Pada 2012, Sabas Network Group mendirikan PT Sabas Sinergi Indonesia sebagai pengelola Sikumis.com bergerak segmen mall online, marketplace, dan pembiayaan retail online dari produk-produk yang dimilikinya. Sikumis.com memenuhi kebutuhan 17 sektor industri melalui 25.000 produk termasuk industri sawit. Christine Maureen, Sr.Marketing Communicator PT Sabas Sinergi Indonesia, menyebutkan Sikumis.com merupakan situs e-commerce yang menjual produk-produk industrial yang dibutuhkan. Konsumen berasal dari pabrik, perusahaan, pemerintahan, perkebunan besar, UMKM, petani, nelayan, bahkan ibu rumah tangga. Situs ini membantu konsumen menemukan produk yang dibutuhkan dengan cara modern, karena untuk beberapa daerah banyak produk-produk yang sulit didapat.

Untuk industri, situs ini menyediakan beragam alat yang digunakan diperkebunan sawit antara lain traktor, selang hingga fase panen seperti egrek dan dodos, bahkan alat-alat keamanan seperti sepatu hingga handsprayer. Tak hanya menjual untuk memenuhi kebutuhan panen dikebun sawit, Sikumis.com memproduksi sendiri egrek dan dodos. Selain itu, terdapat pula egrek dan dodos bermesin impor yang terbuat dari baja karbon tinggi dengan teknologi khusus berlapis silikon dan egrek bermesin yang mampu disesuaikan panjangnya sesuai tinggi pohon.“Untuk egrek dan dodos yang diproduksi sendiri, kami bekerja sama dengan para pandai besi dibeberapa daerah. Bahan dasarnya bisa tergantung kebutuhan mulai dari besi plat hingga baja yang tentunya dari segi harga bisa lebih murah dari pasaran,” jelas cristine. Sedangkan untuk pilihan traktor & hand traktor, lanjut christine, situs ini mempunyai banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anggaran konsumen. Jenis traktor berasal dari Tiongkok dan Jepang yang seringkali dipakai untuk mengumpulkan hasil panen sawit. “Singkatnya mampu menyediakan beragam kebutuhan dengan banyak pilihan merek baik lokal maupun merek ternama yang sudah teruji kualitasnya,” kata Christine. 

Tak hanya menawarkan varian kebutuhan perkebunan sawit, Sikumis.com juga menawarkan beragam pilihan metode pembayaran mulai dari pembayaran tunai, via akun virtual, pembiayaan leasing, hingga cicilan tanpa kartu kredit yang tersedia pada 210 kota di Indonesia. Soal pengiriman, Sikumis.com melayani kebutuhan seluruh negara di wilayah Asia Tenggara. Sikumis.com juga telah terpercaya selama bertahun-tahun ditunjuk oleh banyak merek terkemuka sebagai distributor, delear, reseller, hingga importir untuk mendukung kebutuhan tender di pemerintah, BUMN, swasta maupun militer. Dalam hal pelayanan, Sikumis.com menyediakan AE atau Account Executive yang membantu konsumen untuk berkonsultasi seputar produk serta membantu segala dokumen untuk mengikuti tender pemerintah, swasta atau BUMN di seluruh Indonesia, termasuk dengan proses kredit yang diajukan “Untuk menyempurnakan layanan yang dimiliki, kami memberikan harga sangat bersaing kepada perusahaan perkebunan sawit yang mengorder produk dengan kuantitas besar dan berlanjut,” kata Christine.  Soal layanan purna jual purna jual pun, selain memberikan garansi sesuai dengan masa berlaku produk Sikumis.com mampu memfasilitasi klaim garansi tersebut kepada pihak produsen. Konsumen mampu mengirim barang ke kantor pusat Sikumis.com di kawasan industri Cikarang untuk dilanjutkan kepada produsen. Layanan purna jual ini makin mempuni dengan tersedianya customer service. “Situs kami memberikan kemudahan bagi para pelaku industri untuk memenuhi kebutuhannya. Karena pembelian online mampu dilakukan hanya dalam hitungan menit kendati lokasi konsumen berada di pelosok. Artinya banyak sekali energi dan waktu yang dapat di simpan. Ini berarti waktu kita menjadi lebih produktif,”

Selasa, 11 Oktober 2016

Sikumis.com terbang ke Italia

Kamar Dagang Reggio Emilia dan Chamber of Commerce dari Milan Italia mengundang dan memilih team Sikumis.com (PT Sabas Sinergi Indonesia ) pada 3 November 2015 hingga 6 November 2015 tahun lalu bersama dengan 2 perusahaan nasional Indonesia dan 3 perusahaan nasional India untuk berkunjung ke negara mereka dengan full fasilitas dari mereka.
Kadin Reggio Emilia mempertemukan undangan khusus mereka kepada beberapa perusahaan perusahaan pertanian dan peternakan ternama di sana, didalam acara dan pertemuan ini dibahas bagaimana kerjasama dalam memasarkan dan mengaplikasikan tehnologi maju Eropa di Indonesia dan India
Tentunya dipilihnya dan terseleksinya Sikumis.com ke negara Italia ini merupakan kebanggan bagi team Sikumis yang serta merta mengukuhkan Sikumis.com sebagai situs marketplace pertanian , peternakan , perikanan , perkebunan & alat mesin pra & pasca panen yang terbesar dan diperhitungkan di rumah tangga pertanian Indonesia dan global dikemudian hari.
Mantap bro..salam petani!

Pertemuan dengan Sesmenko Perekonomian


Hari senin 7 Maret 2016 team Sikumis.com bertemu dengan Sesmenko Perekonomian Dr. Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo, M.A. bersama team Kemenko Dr. Yulius, SE, MA, CFP (Asisten deputi peningkatan daya saing koperasi & UMKM) dan Mira Tayyiba (Asisten deputi peningkatan daya saing ekonomi Kawasan) didalam pertemuan ini lebih di fokuskan untuk saling bertukar informasi bagaimana perkembangan kiprah pertanian, peternakan, perikanan dan UKM di rana maya Indonesia. Pembicaraan semakin intens ketika Founder Sikumis.com Edward SS bercerita bagaiamana pengalaman selama hampir 7 tahun teamnya berinteraksi dengan banyak petani dan nelayan, dikatakan pula bahwa hanya 2 persen saja petani atau nelayan yang langsung bersentuhan dengan dunia digital sisanya 98 persen adalah para pedagang baik besar atau pedagang musiman atau pengepul. Untuk mengedukasi pasar petani nelayan ini dibutuhkan peran pemerintah apalagi jika para petani atau nelayan secara langsung dilibatkan dalam kemajuan jaman dengan menjual produknya melalui internet, tantangan ini ternyata menjadi konsen pemerintah dan sama dengan platform marketplace aggregator Sikumis yang berfungsi sebagai wadah para petani, nelayan, peternak dan UKM agribisnis untuk menjual produknya dengan mudah. 

Di pertemuan ini  pula Founder Sikumis.com menjelaskan secara garis besar strategi Sikumis di dalam membantu pemerintah dan petani terutama bagaimana terciptanya harga komoditas pangan secara transparan dengan tujuan akhir akan tercipta wadah informasi atau barometer harga bagi para petani,nelayan,peternak serta konsumen ritail selain akan menciptakan kontrol  harga agar tidak turun naik secara ekstrem seperti hari hari ini. Selain sedang dibangun aplikasi untuk petani,pedagang dan konsumen ritel, di Sikumis.com akan tersedia lelang komoditas yang ternyata juga menjadi tujuan pemerintah dalam hal ini Kemenko Perekonomian, tujuan dan misi yang sama ini akan di wujudkan dengan pembicaraan yg lebih detail dengan lembaga terkait yg akan dilibatkan oleh pemerintah. Diakhir pertemuan yang hampir 2 jam ini Sikumis.com dan Sesmenko berharap ada sinergi yang segera terlaksana agar terciptanya petani, peternak dan nelayan yang sejahtera di tengah tengah jaman modern digital yang melanda Indonesia
Mantap bro..salam petani !

Bincang dengan Hj. DR.Marwah Daud Ibrahim, Ph.D


Menjelang satu hari sebelum datangnya Gerhana Matahari Total tanggal 9 Maret 2016 , tim Sikumis.com di pimpin Foundernya Edward SS bertemu dan berbincang dengan Hj. DR. Marwah Daud Ibrahim, Ph.D ketua harian KGN dan juga salah satu tokoh ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Se Indonesia) itu. Dalam diskusi yang berdurasi lebih dari 2 jam itu banyak hal yang dibahas mulai dari perkembangan UKM bidang Agribisnis hingga peran petani,peternak dan nelayan di kancah kemajuan digital yang sudah melanda Indonesia .
Dari diskusi yang berlangsung di markas KGN secara kompak kedua belah pihak mensepakati sudah pada waktunya para petani,peternak,nelayan hingga UKM agribisnis di “Go Online “ kan agar tidak tertinggal oleh rekan2 mereka yang berada di negara MEA lainnya. Disepakati pula bahwa KGN (Koperasi Garudayaksa Nusantara) ingin berkolaborasi dengan Sikumis.com dalam membantu para anggotanya yang berjumlah puluhan ribu petani,peternak dan nelayan untuk memasarkan produknya melalui dunia digital yang Sikumis.com sediakan. Di dalam perbincangan akhir diharapkan kolaborasi ini akan menjadi contoh kepada koperasi2 petani besar lainnya untuk  bergabung dan memasarkan komoditas anggotanya hingga ke negeri MEA melalui dunia maya.
Mantap bro..salam petani !

Sikumis.com Potong Rantai Distribusi Pangan !

Memutuskan untuk lebih fokus adalah pilihan yang terbaik untuk berlari lebih jauh, mengubah arah dengan tetap berpijak pada salah satu kaki / pivot adalah langkah yang kami ambil, sebelumnya situs Sikumis.com adalah e-commerce produk industrial termasuk alat pertanian , peternakan maupun perikanan (B2B) namun dengan pengalaman kami yg 6 tahun berinteraksi dengan rumah tangga pertanian akhirnya kami memutuskan untuk merubah platform dan lebih fokus menjadi marketplace pertanian , peternakan , perikanan dan UKM agri yang melibatkan pedagang pasar tradisional untuk bersama memasarkan komoditasnya secara online.
#gerakanpetanimodern adalah inti untuk menggerakan mesin Sikumis.com,dengan 8 butir strategi yang terdiri dari :
  1. Petani memiliki lahan sawah atau tambak ikan minimal 1 hektar, atau peternak memiliki minimal 5 ekor ternak atau minimal 2000 ekor unggas atau nelayan memiliki1 perahu tangkap lengkap
  2. Mempunyai ilmu pengetahuan,mekanisme & alat mesin tekhnologi modern
  3. Melek IT & penguatan pemasaran produk berbasis digital
  4. Terciptanya pengusaha agribisnis 1.5% dari total penduduk Indonesia
  5. Gerakan sarjana pertanian,peternakan perikanan dan pemuda kembali ke desa
  6. Terciptanya pasar yang pasti untuk semua komoditas
  7. Terciptanya harga yang transparan dan stabil untuk semua komoditas
  8. Menjadikan Komoditas Indonesia sebagai andalan ekspor ke manca negara
Dari dasar 8 butir diatas terutama butir 3,6 dan 7 Sikumis.com bertekat untuk memotong rantai distribusi pangan yang selama ini menjadi persoalan nasional mulai dari petani , peternak , nelayan hingga pemerintah dan masyarakat Indonesia.
Hasil riset Sikumis.com rantai pasokan dihampir semua komoditas melalui 4-6 tingkatan dengan varian keuntungan setiap tingkat sangat tinggi namun keuntungan ini tidak dinikmati para petani,peternak dan nelayan (margin < 12 %), akibatnya masyarakat mendapatkan harga yang selangit ,tidak transparan dan tidak stabil.
Selain itu rumah tangga usaha pertanian Indonesia yg berjumlah 26.14 juta (sensus BPS 2013) dengan total orang 90 jutaan yang bergantung hidupnya di sana merupakan komunitas yang patut untuk diperjuangkan untuk mengenal kemajuan dunia digital, namun sayangnya hanya 2% sementara yang mengenal kemajuan ini.
Tantangan inilah yang menguatkan Sikumis.com untuk memberdayakan mereka, mengedukasi dan mengajarkan pemasaran modern kepada mereka adalah sukacita tersendiri bagi kami.
Untuk mewujudkan langkah memotong rantai distribusi pangan ini ada 7 komoditas dengan ratusan katagori dan sub katagori serta beberapa fitur yang akan ditemui nantinya di Sikumis.com :
  1. Kios online bagi para petani , tempat atau toko untuk memajang komoditasnya
  2. Dibutuhkan !!/ruang pembeli jumlah besar (b2b)/: kebutuhan komoditas dalam jumlah besar dan continue (petani dapat menawarkan langsung kepada calon pembeli)
  3. Lelang komoditas online – petani melelangkan komoditasnya
  4. Barometer Harga – akumulasi harga komoditas disetiap daerah
  5. Aplikasi Mobile – applikasi penghubung antara para penjual langsung baik petani , peternak , nelayan atau pedagang secara retail dengan konsumen dengan radius terdekat yang dapat konsumen hubungi melalui aplikasi ini
Akhir kata diharapkan dengan #gerakanpetanimodern salah satu tujuan kami tercapai dengan memutus mata rantai distribusi pangan ini secara nasional dan berdampak dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan Indonesia yang akhirnya berujung menarik generasi muda untuk mau terjun ke dunia pertanian , peternakan , perikanan bahkan pengusaha di dunia agri serta terwujudnya berswasembada di seluruh komoditas Indonesia sekaligus memenangkan persaingan di MEA.
Cikarang 30 Maret 2016
Untuk informasi lebih lanjut , silahkan hubungi :
Contack Person:
Tiya Zamil
CBD Jababeka Blok C no.21
Jl.Niaga Raya kav. AA3 , Jababeka Cikarang
Bekasi – Jawa Barat Indonesia
Telp: (021) 29082841
Email : mitra@sikumis.com
www.sikumis.com

Indonesian online farmer’s market Sikumis plants new business direction

The e-commerce platform for agribusiness aims to simplify distribution chain for agricultural commodity
Bekasi-based agribusiness e-commerce platform Sikumis announced it has pivoted its business direction. Previously dabbling in B2B as an e-commerce platform offering industrial products and equipment for farms and fisheries, the company now focusses on offering a B2B and B2C online marketplace for farming, fishery, and agriculture-based small businesses. The startup cited the pivot as ‘the best decision’ moving forward. It also launched the ‘#gerakanpetanimodern’ (#ModernFarmersMovement) campaign with the goal to circumvent the agricultural commodity distribution chain which is believed to be the most pressing issue in Indonesia’s agricultural sector. “Hopefully the #gerakanpetanimodern campaign will help us achieve one of our goals to cut off food distribution chain on a national level, and to improve the livelihood of Indonesian farmers and fishermen. It will eventually lead to more young Indonesians working in farming, fishery, and agribusiness; allow us to achieve food sovereignty; and to win competition in ASEAN Economic Community,” according to a statement by Sikumis as quoted by Daily Social. 

Products on Sikumis’ platform are being divided into seven categories: Farming, Forestry & Plantation, Livestock, Fishery & Marine, Ecology & Parks, Books, Softwares & Training, Agricultural Instruments & Infrastructure. In the future, Sikumis plans to expand its features by adding online kiosks, online commodity auction, price barometer, and a mobile app that connects customers to farmers, fishermen, and small business owners in their area. It also plans to allow customers to announce ‘vacancy’ for farmers or fishermen to become a supplier for their business (hotels, restaurants, etc.). The startup is a part of holding group PT. Sabas Sinergi Indonesia.