-UNTUK VINA ROLIANA YANG TUMBUH DEWASA-
Saat Hujan...
Ku tumbuh berbunga, Ku tumbuh dengan tangkai kuat dan indah.
Harum dan berwarna, segar dan selalu bersemangat menebar keindahan
Ku tumbuh menjadi bunga yang indah dan memberikan bahagia untuk semua
Karena kau hujaniku dengan cinta dan kasih sayangMU.
Kau tumbuh semakin dewasa, dan tambah percaya diri.
Kau tumbuh memberikan kesejukan dihati ini.
Siapa yang melihatmu akan tersenyum, dan mulai ingin selalu melihatmu.
Karena kau hujaniku dengan cinta dan kasih sayangMU.
Aku merangkai banyak hal, dari setiap harinya aku bisa bertahan hidup.
Dari setetes Racun yang mereka beri untukku, Kau bantu aku tetap tumbuh.
Seperti butiran embun dipermukaan daun, aku tumbuh dan tetap memberikan keharuman.
Karena kau hujaniku dengan cinta dan kasih sayangMU.
Menceritakan banyak Hal, dari ratusan pantun dan puisi kehidupan.
Buang pedoman tuk tentukan, mana buruk mana santun.
Meskipun harus jatuh dari Angkasa Partikel Hydro Meteor yang menyentuh Bumi basahi jiwa.
Karena kau hujaniku dengan cinta dan kasih sayangMU.
Jadi Air telah memberikan aku harapan disetiap tetes mengalun.
Ini waktu yang tepat untuk kita bertemu, Saat air langit menutup jejak rindu.
Basahku redakan ragam letupan, Emosi yang terjebak sejak langit lupa akan bumi saat hujan.Karena kau hujaniku dengan cinta dan kasih sayangMU.
Apa Kabarmu...
Lesu roman bersinar terpancar pada dirimu, Dilidah seolah yang kaku.
Bahagia mengalir dideras air yang turun menyamarkan air mata yang telah lama mengalir.
kau hujaniku dengan cinta dan kasih sayangMU.
Iya kau yang selalu dalam penantianku, Hadir saat awan berubah kelabu perlahan.
Kau Jatuhkan butiran air satu persatu, Ku biarkan dia mengalir saat hujan.
Apa Kabarmu...
Kau basuh tubuhku, yang penuh dengan lara dan peluh.
Alirkan airmu pada nadi yang keruh, sehingga aku ingin sekali rasanya mengungkapkan dan mengangkat tangkai bungaku dan akar bungaku, Hingga ku jadi ah sosok yang berani dan tangguh.
Liar dan terinjak kelam...
Saatnya datang yang dinanti lagi, Layaknya aku terlahir kembali.
Aku pun begitu mendambakan pelangi, Karena sepanjang ku nikmati hujan.
Aku berharap matahari biaskan rinaimu, Ciptakan pelangi indah untukku dan inilah HUJAN ku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar