Rabu, 26 Desember 2018






KILAU SENJA

Ketika kilau hadir ditemani senja...
Kala duka hampa tak terasa kulihat kilaumu...
Seumpama keindahan menyeruak  dikalbu...
Sekeliling Alam dan tumbuhannya menghiasi kilaumu...

Entah mengapa kilaumu nyaman...
Entah mengapa kilaumu tak luput dari bias mataku...
Seumpama insan yang sedang tercandu indahmu..
Seakan tidakkan ada malam setelah kupandangimu...

Kilau yang kutahu hanya sementara, dan tak  tersadar aku akan kehilangan kilaumu wahai senja...
Kilau yang kutahu hanya bisa resapi, tanpa  sadar aku termenung dan terdiam wahai senja...
Kau tahu kehadiranmu tak sepalsu itu...
Indah mu tak pernah membohongi jiwaku, jiwa yang hampa tanpa kilaumu...
Wahai kilau senja  ekspektasi ku besar terhadapmu saat  tidak  ada perpisahan untuk  tetap menikmati kilauan senjamu...
Baiklah terpaksa imajinasi ku terhenti,Rasa sedih bercampur haru bahagia kulihat  kilau senjaku pergi dengan perlahan...
Tanpa menghilangkan sedikitpun rasa kagum dan takjubku padamu senja,  Setelah  Kegagahan Matahari mulai menenggelamkan  kilau senjaku...