KILAU SENJA
Ketika kilau hadir ditemani senja...
Kala duka hampa tak terasa kulihat
kilaumu...
Seumpama keindahan menyeruak dikalbu...
Sekeliling Alam dan tumbuhannya menghiasi
kilaumu...
Entah mengapa kilaumu nyaman...
Entah mengapa kilaumu tak luput dari bias
mataku...
Seumpama insan yang sedang tercandu
indahmu..
Seakan tidakkan ada malam setelah
kupandangimu...
Kilau yang kutahu hanya sementara, dan tak tersadar aku akan kehilangan kilaumu wahai
senja...
Kilau yang kutahu hanya bisa resapi, tanpa sadar aku termenung dan terdiam wahai senja...
Kau tahu kehadiranmu tak sepalsu itu...
Indah mu tak pernah membohongi jiwaku, jiwa
yang hampa tanpa kilaumu...
Wahai kilau senja ekspektasi ku besar terhadapmu saat tidak
ada perpisahan untuk tetap menikmati
kilauan senjamu...
Baiklah terpaksa imajinasi ku terhenti,Rasa
sedih bercampur haru bahagia kulihat
kilau senjaku pergi dengan perlahan...
Tanpa menghilangkan sedikitpun rasa kagum
dan takjubku padamu senja, Setelah Kegagahan Matahari mulai menenggelamkan kilau senjaku...
